Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Entri yang Diunggulkan

Cara Mengatur Keuangan Pribadi untuk Pemula

  Mengatur keuangan pribadi itu penting banget, apalagi buat kita yang baru mulai belajar cari uang sendiri. Biar nggak boros dan bisa punya tabungan, yuk simak tips berikut ini! 1. Catat Semua Pemasukan dan Pengeluaran Ini langkah pertama yang wajib kamu lakukan. Catat semua uang yang masuk dan keluar, sekecil apapun itu. Kamu bisa pakai aplikasi keuangan di smartphone atau buku catatan biasa. Dengan mencatat, kamu jadi tahu kemana aja uangmu pergi setiap bulan. Contoh: Pemasukan: Gaji bulanan, uang jajan dari orang tua, hasil freelance. Pengeluaran: Makan sehari-hari, transportasi, hiburan, belanja online. 2. Buat Anggaran Bulanan Setelah tahu pengeluaranmu, buat anggaran bulanan. Alokasikan uangmu untuk kebutuhan pokok, tabungan, dan hiburan. Usahakan untuk disiplin mengikuti anggaran yang sudah dibuat. Contoh: 50% untuk kebutuhan pokok (makan, transportasi, tempat tinggal) 30% untuk keinginan (hiburan, belanja) 20% untuk tabungan dan investasi 3. Prioritaskan Kebutuhan daripada...

Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga Di Seluruh India Membengkak Sejak Penguncian Virus Corona

Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga Di Seluruh India Membengkak Sejak Penguncian Virus Corona Komisi Nasional untuk Perempuan (NCW), yang menerima pengaduan kekerasan dalam rumah tangga dari seluruh negeri, telah mencatat peningkatan lebih dari dua kali lipat dalam kekerasan berbasis gender selama periode penguncian virus corona nasional. Total pengaduan perempuan meningkat dari 116 pada minggu pertama Maret (2-8 Maret), menjadi 257 pada minggu terakhir (23 Maret-1 April). “Kasus KDRT meningkat dua kali lipat dari sebelum lockdown. Kasus kekerasan dalam rumah tangga tinggi di Uttar Pradesh, Bihar, Haryana dan Punjab,” kata kepala NCW Rekha Sharma. Dia mengatakan alasan utama munculnya kekerasan dalam rumah tangga adalah bahwa laki-laki berada di rumah dan mereka melampiaskan rasa frustrasi mereka pada perempuan dan mereka menolak untuk berpartisipasi dalam pekerjaan rumah tangga. Wanita juga dikurung di dalam empat dinding rumah dan mereka tidak bisa berbagi kesedihan dengan siapa pun...