Skip to main content

Entri yang Diunggulkan

Cara Mengatur Keuangan Pribadi untuk Pemula

  Mengatur keuangan pribadi itu penting banget, apalagi buat kita yang baru mulai belajar cari uang sendiri. Biar nggak boros dan bisa punya tabungan, yuk simak tips berikut ini! 1. Catat Semua Pemasukan dan Pengeluaran Ini langkah pertama yang wajib kamu lakukan. Catat semua uang yang masuk dan keluar, sekecil apapun itu. Kamu bisa pakai aplikasi keuangan di smartphone atau buku catatan biasa. Dengan mencatat, kamu jadi tahu kemana aja uangmu pergi setiap bulan. Contoh: Pemasukan: Gaji bulanan, uang jajan dari orang tua, hasil freelance. Pengeluaran: Makan sehari-hari, transportasi, hiburan, belanja online. 2. Buat Anggaran Bulanan Setelah tahu pengeluaranmu, buat anggaran bulanan. Alokasikan uangmu untuk kebutuhan pokok, tabungan, dan hiburan. Usahakan untuk disiplin mengikuti anggaran yang sudah dibuat. Contoh: 50% untuk kebutuhan pokok (makan, transportasi, tempat tinggal) 30% untuk keinginan (hiburan, belanja) 20% untuk tabungan dan investasi 3. Prioritaskan Kebutuhan daripada...

Cara Mengatur Keuangan Pribadi untuk Pemula

 Mengatur keuangan pribadi itu penting banget, apalagi buat kita yang baru mulai belajar cari uang sendiri. Biar nggak boros dan bisa punya tabungan, yuk simak tips berikut ini!

1. Catat Semua Pemasukan dan Pengeluaran

Ini langkah pertama yang wajib kamu lakukan. Catat semua uang yang masuk dan keluar, sekecil apapun itu. Kamu bisa pakai aplikasi keuangan di smartphone atau buku catatan biasa. Dengan mencatat, kamu jadi tahu kemana aja uangmu pergi setiap bulan.
Contoh:
  • Pemasukan: Gaji bulanan, uang jajan dari orang tua, hasil freelance.
  • Pengeluaran: Makan sehari-hari, transportasi, hiburan, belanja online.

2. Buat Anggaran Bulanan

Setelah tahu pengeluaranmu, buat anggaran bulanan. Alokasikan uangmu untuk kebutuhan pokok, tabungan, dan hiburan. Usahakan untuk disiplin mengikuti anggaran yang sudah dibuat.
Contoh:
  • 50% untuk kebutuhan pokok (makan, transportasi, tempat tinggal)
  • 30% untuk keinginan (hiburan, belanja)
  • 20% untuk tabungan dan investasi

3. Prioritaskan Kebutuhan daripada Keinginan

Ini yang paling susah, tapi penting banget. Bedakan antara kebutuhan dan keinginan. Kebutuhan itu sesuatu yang harus dipenuhi, seperti makan, transportasi, dan tempat tinggal. Sedangkan keinginan itu sesuatu yang ingin kamu miliki, tapi nggak terlalu penting, seperti baju baru atau gadget terbaru.
Tips:
  • Tunda membeli barang yang kamu inginkan. Coba pikirkan lagi, apakah barang itu benar-benar penting atau cuma keinginan sesaat.
  • Cari alternatif yang lebih murah. Misalnya, daripada makan di restoran mahal, coba masak sendiri di rumah.

4. Sisihkan Uang untuk Tabungan

Meskipun sedikit, sisihkan uang untuk tabungan setiap bulan. Tabungan ini bisa kamu gunakan untuk keperluan mendesak atau investasi di masa depan.
Tips:
  • Buat rekening tabungan terpisah dari rekening utama.
  • Otomatiskan transfer uang ke rekening tabungan setiap bulan.

5. Hindari Utang Konsumtif

Utang konsumtif itu utang yang digunakan untuk membeli barang-barang yang nggak penting, seperti baju baru atau gadget terbaru. Utang ini bisa bikin kamu terlilit masalah keuangan di masa depan.
Tips:
  • Gunakan kartu kredit dengan bijak. Jangan sampai kamu nggak bisa membayar tagihan kartu kredit setiap bulan.
  • Hindari pinjaman online yang nggak jelas.

6. Investasi Sejak Dini

Investasi itu cara yang bagus untuk mengembangkan uangmu di masa depan. Mulailah investasi sejak dini, meskipun dengan modal kecil. Ada banyak pilihan investasi yang bisa kamu coba, seperti reksadana, saham, atau obligasi.
Tips:
  • Pelajari dulu tentang investasi sebelum mulai berinvestasi.
  • Pilih investasi yang sesuai dengan profil risiko kamu.

Kesimpulan

Mengatur keuangan pribadi memang butuh disiplin dan komitmen. Tapi, dengan mengikuti tips di atas, kamu bisa lebih bijak dalam mengelola uangmu dan mencapai tujuan keuanganmu di masa depan. Semangat!

Comments

Popular posts from this blog

DEGRADASI INOVASI PENGURUS PER PERIODE KOMUNITAS SANG MUSAFIR BERDAMPAK PADA EKSISTENSI?!

                                  Penulis Dude     Komunitas Sang Musafir yang lahir pada 31 Juli 2016, menjadi wadah bagus kepada generasi yang melanjutkan studinya di Ponorogo, setiap tahunnya mencetak kurang lebih 20 orang kini telah berlangsung hingga per hari ini 2024.               Semakin bertambahnya kuantitas per tahun menjadi sorotan akan kualitas yang dimiliki para kader. Pengurus yang dalam hal ini adalah fasilitator lembaga seharusnya menyiapkan berbagai instumen penting dalam mendukung keberlangsungan lembaga.           Pengurus komunitas yang per tahunnya terjadi pergantian seharusnya menjadi simbolik bahwa rejuvenasi dalam lembaga harus  terus berlanjut sesuai dengan kebutuhan kader dan mengikuti perkembangan zaman.           Struktur kepengurusan yang dilahirkan cukup baik oleh generasi p...

SARJANA BERJIWA IBLIS ?

Penulis : Dude Sahabat yang memiliki cahaya akal sehat. Apa yang anda fikirkan tentang judul diatas? Apakah anda sudah ada bayangan dengan uraian dari tema diatas? Apakah anda penasaran dengan kalimat di atas? Apakah anda bertanya-tanya akan diarahkan kemana kalimat diatas? ataukah anda bertanya tentang hubungan antara sarjana dan iblis?,Dalam kesempatan ini penulis akan lebih jauh lagi mengajak para pembaca untuk memahami eksistensi sarjana. Tapi Sebelum diuraikan lebih jauh lagi, penulis selalu mengingatkan agar Cahaya akalnya selalu di aktifkan biar tidak baper apalagi sensitive,, “Seluk beluk status sarjana” Sarjana adalah orang yang telah menyelesaikan studi Pendidikan-nya level strata satu(S1). Atau singkatnya adalah sarjana adalah mantan mahasiswa. Sebelum kearah sarjana kita mesti kenal dan harus paham lebih dalam tentang mahasiswa itu sendiri. Mahasiswa adalah orang yang menempuh pendidikannya di perguruan tinggi, atau singkatnya penulis menyebutnya mahasiswa adalah “kak...

CATATAN KOMUNITAS 1

  Oleh : Dude K omunitas merupakan sekelompok orang yang saling berinteraksi di dalam dengan tujuan tertentu. Di Indonesia yang namanya komunitas sangat banyak. Ada komunitas geng motor, ada komunitas taman baca, komunitas perantau dan sebagainya. Komunitas itu sendiri juga memiliki tujuan tergantung kemana mereka akan mengarahkan masa depannya. Pertanyaannya adalah anda masuk dalam komunitas mana?, sudah cocokah dengan kemauanmu dalam komunitas itu?. Dalam kesempatan ini penulis akan sedikit sharing tentang materi diatas. Sebelum memulai untuk menguraikan tentang judul diatas alangkah baiknya anda tarik nafas terlebih dahulu pun ada kopi sedup terlebih dahulu dan jangan lupa untuk mengaktifkan kembali  cahaya akal anda agar tidak baper apalagi sampai pada tahap sensitive. Dalam satu kesempatan tepatnya diwarung lampung,  penulis dan dua orang sahabatnya bernama Aris Adi Saputra dan Indra sedang sharing tentang pengalamannya dalam komunitas. Di sini kami sedan...