Skip to main content

Entri yang Diunggulkan

Cara Mengatur Keuangan Pribadi untuk Pemula

  Mengatur keuangan pribadi itu penting banget, apalagi buat kita yang baru mulai belajar cari uang sendiri. Biar nggak boros dan bisa punya tabungan, yuk simak tips berikut ini! 1. Catat Semua Pemasukan dan Pengeluaran Ini langkah pertama yang wajib kamu lakukan. Catat semua uang yang masuk dan keluar, sekecil apapun itu. Kamu bisa pakai aplikasi keuangan di smartphone atau buku catatan biasa. Dengan mencatat, kamu jadi tahu kemana aja uangmu pergi setiap bulan. Contoh: Pemasukan: Gaji bulanan, uang jajan dari orang tua, hasil freelance. Pengeluaran: Makan sehari-hari, transportasi, hiburan, belanja online. 2. Buat Anggaran Bulanan Setelah tahu pengeluaranmu, buat anggaran bulanan. Alokasikan uangmu untuk kebutuhan pokok, tabungan, dan hiburan. Usahakan untuk disiplin mengikuti anggaran yang sudah dibuat. Contoh: 50% untuk kebutuhan pokok (makan, transportasi, tempat tinggal) 30% untuk keinginan (hiburan, belanja) 20% untuk tabungan dan investasi 3. Prioritaskan Kebutuhan daripada...

Mengapa Pria Mengaku Sulit Memahami Wanita?

sulitnya pria memahami wanita

Sangat sulit untuk memahami wanita. Berapa kali Anda menemukan kalimat ini? Saya kira banyak karena pria suka menggemakan stereotip bahwa wanita adalah makhluk yang terlalu kompleks untuk dipahami oleh jenis mereka yang 'berpikiran sederhana'. Tapi apakah Anda setuju dengan ini?

Apakah Anda benar-benar berpikir sulit untuk memahami wanita? Atau apakah itu hanya alasan yang dibuat oleh patriarki untuk tidak membiarkan perempuan mempertahankan individualitas dan sudut pandang mereka di atas meja?

Baru-baru ini, saya menemukan sebuah tweet yang menyatakan , "Ada sebuah buku berjudul "Semua yang diketahui pria tentang wanita" - itu adalah buku dengan 120 halaman kosong." Tweet ini selaras dengan gagasan bahwa pria jarang tahu apa yang diinginkan wanita dalam hidup mereka, itulah sebabnya mereka tidak pernah bisa mencapai tanda kesetaraan dalam kebutuhan, keinginan, dan ambisi. Pria juga merendahkan wanita dengan tidak menganggap serius ambisi 'tinggi' mereka. Atau mereka hanya tidak mendengarkan wanita dalam hiruk pikuk mansplaining.

Tetapi wanita bukanlah makhluk yang kompleks dengan harapan yang tidak wajar. Seperti laki-laki, kami memiliki aspirasi, keinginan dan persyaratan. Hanya saja laki-laki dan masyarakat tidak siap untuk menerima mereka dan dengan demikian menggunakan pakaian kompleksitas untuk sepenuhnya mengabaikan apa yang kita inginkan.

Ingin tahu bagaimana memahami wanita?

Alasan pertama mengapa pria tidak memahami wanita adalah karena mereka tidak mencoba memahaminya.Dengan kata lain, pria tidak memahami wanita karena mereka tidak mendengarkan mereka. Mereka tidak pernah mencoba untuk memahami apa yang diinginkan wanita dan mengalahkan suara mereka dengan mansplaining. Misalnya, pria tidak mengerti perlunya wanita memiliki pekerjaan meskipun suaminya bekerja karena tidak siap mendengarkan ambisi dan impian wanita. Mereka belum siap untuk memahami bahwa perempuan juga membutuhkan kemandirian finansial meskipun laki-laki siap menafkahi mereka. Jika laki-laki mencoba memberi ruang pada suara dan pendapat perempuan, tidak akan sulit bagi mereka untuk mengerti dan memahami apa yang diinginkan perempuan.

 

 

Comments

Popular posts from this blog

DEGRADASI INOVASI PENGURUS PER PERIODE KOMUNITAS SANG MUSAFIR BERDAMPAK PADA EKSISTENSI?!

                                  Penulis Dude     Komunitas Sang Musafir yang lahir pada 31 Juli 2016, menjadi wadah bagus kepada generasi yang melanjutkan studinya di Ponorogo, setiap tahunnya mencetak kurang lebih 20 orang kini telah berlangsung hingga per hari ini 2024.               Semakin bertambahnya kuantitas per tahun menjadi sorotan akan kualitas yang dimiliki para kader. Pengurus yang dalam hal ini adalah fasilitator lembaga seharusnya menyiapkan berbagai instumen penting dalam mendukung keberlangsungan lembaga.           Pengurus komunitas yang per tahunnya terjadi pergantian seharusnya menjadi simbolik bahwa rejuvenasi dalam lembaga harus  terus berlanjut sesuai dengan kebutuhan kader dan mengikuti perkembangan zaman.           Struktur kepengurusan yang dilahirkan cukup baik oleh generasi p...

JANJI TINGGI REALISASI RENDAH KENALI MEREKA DENGAN JANJINYA BUKAN ORANGNYA DI AJANG PESTA DEMOKRASI 2024

  Penulis Dude Sebentara lagi kita akan menjadi orang yang di incar oleh para caleg untuk mendeklarasikan semua janjinya dimasa kampanye. Para caleg akan memulai perlahan-lahan memberikan bisikan-bisikan kepada orang-orang terdekatnya tentang visinya agar ia termaksud daftar terpilih di kursi pemerintahan. Harapan besar serta ambisi yang gigih untuk duduk di kursi pemerintahan rela melakukan cara apa saja yang ditempuh asalkan keinginan mereka bisa tercapai. Mereka siap melakukan apa saja yang disampaikan masyarakat sebelum terpilih dan lupa akan janjinya dimasa lalu adalah tipikal mereka. Semua jasa yang pernah dibuat satu abad yang lalu akan terus di ungkit, kebaikan-kebaikan yang direalisasikan dulu akan dilist sebagai daftar suara untuknya. Sekalipun itu dibenarkan dalam pesta demokrasi tapi tetap saja kita sebagai masyarakat harus tetap waspada. Waspada bukan karena ancaman dari luar negeri atau ancaman terjadinya bencana alam melainkan Gerakan-gerakan refleks yang dil...

Cara Mengatur Keuangan Pribadi untuk Pemula

  Mengatur keuangan pribadi itu penting banget, apalagi buat kita yang baru mulai belajar cari uang sendiri. Biar nggak boros dan bisa punya tabungan, yuk simak tips berikut ini! 1. Catat Semua Pemasukan dan Pengeluaran Ini langkah pertama yang wajib kamu lakukan. Catat semua uang yang masuk dan keluar, sekecil apapun itu. Kamu bisa pakai aplikasi keuangan di smartphone atau buku catatan biasa. Dengan mencatat, kamu jadi tahu kemana aja uangmu pergi setiap bulan. Contoh: Pemasukan: Gaji bulanan, uang jajan dari orang tua, hasil freelance. Pengeluaran: Makan sehari-hari, transportasi, hiburan, belanja online. 2. Buat Anggaran Bulanan Setelah tahu pengeluaranmu, buat anggaran bulanan. Alokasikan uangmu untuk kebutuhan pokok, tabungan, dan hiburan. Usahakan untuk disiplin mengikuti anggaran yang sudah dibuat. Contoh: 50% untuk kebutuhan pokok (makan, transportasi, tempat tinggal) 30% untuk keinginan (hiburan, belanja) 20% untuk tabungan dan investasi 3. Prioritaskan Kebutuhan daripada...