Skip to main content

Entri yang Diunggulkan

Cara Mengatur Keuangan Pribadi untuk Pemula

  Mengatur keuangan pribadi itu penting banget, apalagi buat kita yang baru mulai belajar cari uang sendiri. Biar nggak boros dan bisa punya tabungan, yuk simak tips berikut ini! 1. Catat Semua Pemasukan dan Pengeluaran Ini langkah pertama yang wajib kamu lakukan. Catat semua uang yang masuk dan keluar, sekecil apapun itu. Kamu bisa pakai aplikasi keuangan di smartphone atau buku catatan biasa. Dengan mencatat, kamu jadi tahu kemana aja uangmu pergi setiap bulan. Contoh: Pemasukan: Gaji bulanan, uang jajan dari orang tua, hasil freelance. Pengeluaran: Makan sehari-hari, transportasi, hiburan, belanja online. 2. Buat Anggaran Bulanan Setelah tahu pengeluaranmu, buat anggaran bulanan. Alokasikan uangmu untuk kebutuhan pokok, tabungan, dan hiburan. Usahakan untuk disiplin mengikuti anggaran yang sudah dibuat. Contoh: 50% untuk kebutuhan pokok (makan, transportasi, tempat tinggal) 30% untuk keinginan (hiburan, belanja) 20% untuk tabungan dan investasi 3. Prioritaskan Kebutuhan daripada...

PEMBINA ADALAH KUNCI DALAM MENENTUKAN SUKSESNYA ARAH KOMUNITAS

SEBERAPA BESARKAH PENGARUH SEORANG PEMBINA DALAM SUATU KOMUNITAS?

 

    Organisasi adalah sebuah perkumpulan orang yang telah dibentuk yang mana semua orang – orangnya bekerja sama dalam mencapai tujuan bersama. Kita tau bersama bahwa dalam sebuah organisasi baik itu komunitas atau pun organisasi legal dalam lingkungan pendidikan,pastilah ada yang namanya“Pembina”atauksecarahsederhanahoranggyanggmemberikanmpembinaan,,pembelajaran, bimbingan, pengawasan dalam hal ini pencapaian,cita-cita suatu organisasi.Nah, yang perlu di ketahui bahwa yang paling penting dalam melihat seberapa besar pengaruh seorang Pembina itu adalah basgaimana ia bisa mengarahkan  sistem pembinaan dan pengembangan sumberdaya atau potensi para kadernya itu agar menjadi kader yang berkualitas yang mampu memberikan sumbangan positif bagi kesejahteraan dan kedamaian masyarakat.

    Didalam organisasi juga memiliki multi carakter orang yang berbeda,jika perbedaan itu tidak bisa di kendalikan secara matang, maka akan terjadi berbagai macam penyakit dalam suatu organisasi itu,sehingga tujuan dari sebuah organisasi tak akan mulus jalannya seperti pada umummya. Dalam hal ini hadirnya seorang Pembina sangatlah berguna dalam menentukan jalannya suatu komunitas. Pembina bukan hanya sekedar hadir dalam suatu rapat atau evaluasi dan memberikan wejangan kepada para kadernya tetapi juga lebih kepada mengetahui bagaimana psikis watak seorang kader dalam bertingkah laku di suatu komunitas.

    Pembina juga tidak boleh hanya menyalahkan senior-senior yang ada di komunitas tertentu hanya  karena tidak berhasil dalam medidik junior-juniornya ataupun menyalahkan ketua umum yang ada di komunitas itu karena tidak bisa menjalankan system yang dibangun oleh komunitas itu secara bersama. Apalagi sampai Pembina berkata “kalian sudah dewasa tak perlu harus di awasi sepenuhnya”. Perkataan itu ada sedikit benarnya tapi banyak salahnya.sedikit benarnya adalah karena orang yang sudah dewasa bisa menenentukan arah jalan untuk menuju jalan yang benar dan banyak salahnya adalah  ia tidak bisa melihat secara mendalam dan totalitas dari manakah orang-orang yang ada di komunitas ini berassal, bagaimana latar belakang masing masing personality?. Artinya Pembina di sini harus berdiri di depan sebagai garda terdepan dalam suatu komunitas.Yang dimana orang-orangnya tersebut berasal dari suatu wilayah yang jauh dari kata merdeka ”akal sehat”. Seperti layaknya ban yang kempes tidak akan jalan secara mulus tanpa di isi angin,seperti inilah analogi sederhana antara kader dan Pembina.ban kempes adalah kadernya dan anginnya adalah pembina.

    Oleh sebab itu, jika ada dalam suatu komunitas yang tidak sesuai harapan oleh orang tua dan masyarakat maka yang perlu di tanyakan adalah sudah seberapa jauhkah Pembina(orang yang  dipercaya) dalam membangun komunikasi terhadap para kadernya? Mungkin juga akan berkata: masalah perubahan itu di tangan Maha Kuasa kita hanya berusaha untuk mengingatkan dan selalu menasehati. Perkataan itu benar, tapi pertanyaan yang harus di renungi oleh Pembina adalah sudah maksimalkah usaha yang dilakukan dalam mengingatkan dan menasehati kader-kadernya?, sudahkah di tanya para kadernya untuk memberikan masukan terhadap pembinanya?, sudahkah Pembina meng-evaluasi diri kenapa para kadernya seperti itu? jangan sampai para kadernya merasa kecewa atau tidak percaya lagi dengan pembinanya karena hal hal tertentu. Karena yang perlu di ketahui bahwa kepercayaan itu sangat  sulit di dapatkan dan sangatlah gampang di hilangkan.

 

 

 


Comments

Popular posts from this blog

DEGRADASI INOVASI PENGURUS PER PERIODE KOMUNITAS SANG MUSAFIR BERDAMPAK PADA EKSISTENSI?!

                                  Penulis Dude     Komunitas Sang Musafir yang lahir pada 31 Juli 2016, menjadi wadah bagus kepada generasi yang melanjutkan studinya di Ponorogo, setiap tahunnya mencetak kurang lebih 20 orang kini telah berlangsung hingga per hari ini 2024.               Semakin bertambahnya kuantitas per tahun menjadi sorotan akan kualitas yang dimiliki para kader. Pengurus yang dalam hal ini adalah fasilitator lembaga seharusnya menyiapkan berbagai instumen penting dalam mendukung keberlangsungan lembaga.           Pengurus komunitas yang per tahunnya terjadi pergantian seharusnya menjadi simbolik bahwa rejuvenasi dalam lembaga harus  terus berlanjut sesuai dengan kebutuhan kader dan mengikuti perkembangan zaman.           Struktur kepengurusan yang dilahirkan cukup baik oleh generasi p...

JANJI TINGGI REALISASI RENDAH KENALI MEREKA DENGAN JANJINYA BUKAN ORANGNYA DI AJANG PESTA DEMOKRASI 2024

  Penulis Dude Sebentara lagi kita akan menjadi orang yang di incar oleh para caleg untuk mendeklarasikan semua janjinya dimasa kampanye. Para caleg akan memulai perlahan-lahan memberikan bisikan-bisikan kepada orang-orang terdekatnya tentang visinya agar ia termaksud daftar terpilih di kursi pemerintahan. Harapan besar serta ambisi yang gigih untuk duduk di kursi pemerintahan rela melakukan cara apa saja yang ditempuh asalkan keinginan mereka bisa tercapai. Mereka siap melakukan apa saja yang disampaikan masyarakat sebelum terpilih dan lupa akan janjinya dimasa lalu adalah tipikal mereka. Semua jasa yang pernah dibuat satu abad yang lalu akan terus di ungkit, kebaikan-kebaikan yang direalisasikan dulu akan dilist sebagai daftar suara untuknya. Sekalipun itu dibenarkan dalam pesta demokrasi tapi tetap saja kita sebagai masyarakat harus tetap waspada. Waspada bukan karena ancaman dari luar negeri atau ancaman terjadinya bencana alam melainkan Gerakan-gerakan refleks yang dil...

Cara Mengatur Keuangan Pribadi untuk Pemula

  Mengatur keuangan pribadi itu penting banget, apalagi buat kita yang baru mulai belajar cari uang sendiri. Biar nggak boros dan bisa punya tabungan, yuk simak tips berikut ini! 1. Catat Semua Pemasukan dan Pengeluaran Ini langkah pertama yang wajib kamu lakukan. Catat semua uang yang masuk dan keluar, sekecil apapun itu. Kamu bisa pakai aplikasi keuangan di smartphone atau buku catatan biasa. Dengan mencatat, kamu jadi tahu kemana aja uangmu pergi setiap bulan. Contoh: Pemasukan: Gaji bulanan, uang jajan dari orang tua, hasil freelance. Pengeluaran: Makan sehari-hari, transportasi, hiburan, belanja online. 2. Buat Anggaran Bulanan Setelah tahu pengeluaranmu, buat anggaran bulanan. Alokasikan uangmu untuk kebutuhan pokok, tabungan, dan hiburan. Usahakan untuk disiplin mengikuti anggaran yang sudah dibuat. Contoh: 50% untuk kebutuhan pokok (makan, transportasi, tempat tinggal) 30% untuk keinginan (hiburan, belanja) 20% untuk tabungan dan investasi 3. Prioritaskan Kebutuhan daripada...