Di dalam kehidupan, kita pastinya mendengar sebuah ungkapan kata bijak "lidah itu tidak bertulang", "diam itu emas", lidah itu lebih tajam dari pedang", dan ungkapan-ungkapan kaimat lain yang menggambarkan bahwa suatu ucapan itu penting untuk kita jaga. Ucapan yang keluar dari mulut kita memang harus perlu kita jaga serta tidak asal sembarangan ketika pada saat mengucapkannya. karena, satu kata apa yang kita cuapkan jika tidak filter maka akan berakibat pada kehidupan dan lingkungan kita. Tidak perlu memandang siapa yang kita ajak berbicara, apakah ia seorang sahabat, teman, kakak,adik, atasa,bawahan, bahkan seorang anak kecil sekalipun ucapan perkataan itu jika tidak dipikir atau tidak baik berbentuk nasehat atu tidak maka akan memeberikan efek baik itu kepada mereka yang kita ajak bicara maupun diri kita sendiri.
Sudah banyak kita dengar, sudah banyak kita temui di masyarakat, sudah banyak kita melihat, sudah banyak kita rasakan dan fakta yang membuktikan bahwa betapa luar biasanya sebuah perkataan yang bisa mengubah lingkungan bahkan dunia pun. Misalnya saja sebuah contoh jika di tilik masa silam bagaimana seorang Presiden Indonesia yang ke pertama yaitu Bung Karno berorasi di depan rakyat indonesia, memberikan sebuah motivasi dan semangat tinggi bahwa kita sebagai bangsa yang besar mampu berdiri sendiri dan terlepas dari penjajahan bangsa asing. Dan nyatanya apa yang di katakan oleh Bung Karno itu semuanya terbukti sebagaimana yang sudah kita rasakan di era kemerdekaan ini, yang dimana kita sebagai bangsa Indonesia yang kaya akan sumber daya alamnya bisa berdiri sendiri daan terlepas dari pada penjajahan bangsa asing.
Maka, tidaklah heran jika sebagaimana telah di sebutkan di atas banyak ungkapan yang menggambarkan betapa luar biasa pentingnya sebuah perkataan itu untuk di ucapkan atau tidak. Artinya di sini kita harus pandai memilih dan memilah kalimat yang akan kita berikan kepada pendengar. Jika di ucapkan efek apa yang akan timbul seperti apa, apakah hal ini bisa menyakiti orang lain atau tidak? Jika ucapan ini adalah hal yang dapat mendatangkan keburukan, menyakiti hari orang lain maka sebaiknya perkataan ini tidak di keluarkan untuk di ucapkan. Tetapi jika hal ini adalah perkataan yang baik enak di dengar, tidak menyakiti hati orang lain, senang di dengar maka akan lebih baik jika ucapan ini di ucapkan demi kebaikan dan lingkungan kita atau untuk orang yang kita ajak berbicara.
Namun, Fenomena yang ada sekarang adalah banyak orang yang terkadan dengan gampangnya mengucapkan kata-kata yang sebenarnya tidak perlu untuk diucapkan. Kalau melihat sejarah atau kejadian-kejadian yang ada di lingkungan kita, banyak terjadi peristiwa pertumpahan darah yang di sebabkan karena hanya satu untaian kata, yang tidak bisa di jaga, yang keluar dari mulut seseorang yang tanpa berpikir panjang melontarkan begitu saja. Hal seperti inilah yang relevan dari sebuah ungkapan kata yaitu "mulutmu adalah harimaumu".
Apa yang kita lontarkan akan sangat berefek dan berpengaruh terhadap keadaan psikologi atau perasaan seseorang yang kita ajak untuk berbicara. Ketika sebuah ucapan menyinggung perasaan dan melukai hati orang lain, maka sudah pasti orang tersebut tidak akan responsif dengan kita, bahkan bisa jadi orang itu akan nekat untuk berbuat kasar kepada kita. Begitu pula sebaliknya jika kita mengucapkan kalimat yang di dengar enak, tidak menyinggung perasaan orang lain serta baik maka orang yang akan kita ajak berbicara akan merasa nyaman, tenteram dan akan tersanjung serta senang terhadap kita dan tentunya sudah pasti mereka juga akan menghargai dan menghormati kita.
Saat kita melontarkan kata, yang kata itu berkumpul menjadikan itu sebuah kalimat . Yang pada dasarnya kalimat itu itu sediri terdiri dari beberapa huru-huruf abjad atau alfabet yang bejumlah 26 hurug yaitu A sampai Z. Jika kita perhatika kosakata yang ada di kamus kamus maka tentunya sangat banyak dan akan lelah jika kita menghitungnya bahkan jumlahnya sampai jutaan kata. Begitu juga dengan kata yang sering kita ungkapkan sehingga membentuk kalimat yang di jadikan sebagai bahan komunikasi dengan ornag lain tentunya jika di hitung juga sangat banyak dan bahkan kamu tidak akan bisa menghitung kalimat yang sudah di lontarkan kepada lawan bicaramu. Ini memberikan bukti bahwa kalimat kalimat yang muncul dari mulut anda sangat banyak sekali. Coba bayangkan puluhan kalimat yang anda lontarkan kepada orang itu tanpa di sadari dan di saring terlebih dahulu serta tidak memikirkan apa yang akan terjadi jika untaikan kata ini di ucapkan? sudah tentu akan banyak problem yang akan di hadapakan denganmu.
Tentunya kalimat yang akan di lontarkan harus berhati-hati. Karena, Kata yang di dengan itulah akan berdampak baik buruknya terhadap diri dan lingkungan anda.
Demikian semoga bermanfaat!!


Comments
Post a Comment