Skip to main content

Entri yang Diunggulkan

Cara Mengatur Keuangan Pribadi untuk Pemula

  Mengatur keuangan pribadi itu penting banget, apalagi buat kita yang baru mulai belajar cari uang sendiri. Biar nggak boros dan bisa punya tabungan, yuk simak tips berikut ini! 1. Catat Semua Pemasukan dan Pengeluaran Ini langkah pertama yang wajib kamu lakukan. Catat semua uang yang masuk dan keluar, sekecil apapun itu. Kamu bisa pakai aplikasi keuangan di smartphone atau buku catatan biasa. Dengan mencatat, kamu jadi tahu kemana aja uangmu pergi setiap bulan. Contoh: Pemasukan: Gaji bulanan, uang jajan dari orang tua, hasil freelance. Pengeluaran: Makan sehari-hari, transportasi, hiburan, belanja online. 2. Buat Anggaran Bulanan Setelah tahu pengeluaranmu, buat anggaran bulanan. Alokasikan uangmu untuk kebutuhan pokok, tabungan, dan hiburan. Usahakan untuk disiplin mengikuti anggaran yang sudah dibuat. Contoh: 50% untuk kebutuhan pokok (makan, transportasi, tempat tinggal) 30% untuk keinginan (hiburan, belanja) 20% untuk tabungan dan investasi 3. Prioritaskan Kebutuhan daripada...

TERISOLIRNYA ANGGOTA DALAM KOMUNITAS ATAU ORGANISASI

 

Oleh : Dude




"Berbeda - beda tetapi tetap satu"

Sebuah kalimat yang sering di ungkapkan, sebuah kalimat yang sering di gaungkan jikalau sebuah lembaga Komunitas atau organisasi atau hal lain dalam tahap solidaritasnya, hormat menghormati, kritik mengkritik atau hal semacamnya masih di bawah standar harapan lembaga.

Berorganisasi sudah tidak asing lagi dengan kata "motiv" atau berwarna" dari anggota anggota organisasi atau komunitas itu sendiri. Baik dari cara berpikirnya, cara bertingkahnya, cara berbicaranya cara menyelesaikan masalahnya, dan lain sebagainya

Berorganisasi secara sederhana di maknai proses seorang individu yang berkeinginan untuk bergabung dalam organisasi atau komunitas itu. 

"Berbahasa Satu bahasa Indonesia"

Acap kali kita sering menemukan bahwa di dalam sebuah organisasi atau komunitas ada berbagai macam anggota yang  berbeda suku.budaya bahkan bahasa. Kalimat di atas menunjukan, mengajarkan, membuka wawasan kita yang selama ini bisa jadi salah, bahwa bahasa yang punya implikasi ada satu bahasa yang bisa hidup sebagai bahasa kesatuan kita yaitu bahasa Indonesia.

Sebuah organisasi atau komunitas bisa berjalan setiap event yang di adakan karena ada kekompakan dari setiap anggota. Apa yang bisa menyatukan itu ? jawabannya adalah satu, bahasa Indonesia. Sebuah organisasi atau komunitas bisa bertahan lama bahkan abadi karena bahasa komunikasi yang di gunakan yaitu bahasa Indonesianya. Sebuah organisasi akan bisa mencapai visi dan misinya kalau semua anggota dan pengurus bersatu, lantas apa yang menyatukan itu? jawabannya adalah bahasa Indonesia

Janganlah heran jikalau dalam berorganisasi engkau menemukan anggota yang tidak aktif, yang jarang ngumpul bareng, Jarang berkomunikasi, tidak hadir dalam setiap event yang dilaksanakan organisasi atau komunitas, bahkan menjauh dari komunitas atau organisasi. Tidak usah banyak menfsirkan anggota tersebut, tidak usah banyak mengkaji asbab  ia seperti itu, tapi berbenahlah dan rubahlah cara hidup berorganisasi kalian yang mayoritas untuk menghargai yang minoritas dengan menggunakan bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia.

Engkau tidak akan pernah merasakan apa yang dirasakan oleh kaum minoritas atas apa yang engkau  berikan kepada mereka, engkau tidak akan pernah mengerti tentang konsep menghargai yang minoritas dalam berorganisasi jikalau engkau tidak sadar bagaimana rasanya terisolir dalam lingkungan yang mayoritas.

"Kitakan Mayoritas masa mau mengalah dengan Minoritas"

Yah, ungkapan yang selalu di benarkan, ungkapan yang tidak bisa kita nafikan, ungkapan yang tidak bisa kita hindari dalam berkumpul bersama yang mayoritas. Hal itu bisa di benarkan jika berbicara dalam konteks lain walaupun citranya sombong, tetapi jika kalimat di atas di ungkapkan dalam berorganisasi yang basisnya mengarah perbaikan organisasi maka itu tidak bisa dibenarkan bahkan harus di simpan rapat - rapat dalam loker bahasa. Sangatlah berbahaya jika ungkapan ungkapan di atas sering terjadi di dalam organisasi atau komunitas. kenapa? karena kemajuan, perbaikan, merekonstruksi organisasi menjadi terarah itu tidak mudah harus di butuhkan kerjasama dengan anggota anggota lain yang berbeda bahasa. Karena bisa jadi justru yang minoritas lah yang pandai, mahir, telaten, progres dalam mengatur, mengabahkan sebuah organisasi atau komunitas.

"Tidak akan rugi juga kalau dia keluar dari organisasi atau komunitas"

Menghancurkan, membinasakan, menenggelamkan, menjelekan, menjadikan punah Organisasi itu semua akan sangat mudah dengan kalimat diatas. Bayangkan selama ini setiap organisasi memiliki kader setiap tahunnya, yang junior akan menjadi senior, yang senior akan menjadi domisioner yang hal ini akan berkelanjutan terus menerus jika semuanya berjalan dengan mulus dan sempurna. Apalah artinya mengumpulkan kader yang banyak jika pada akhirnya ia tidak bisa menuntaskan proses perkaderannya di komunitas atau organisasi, apalah artinya mencari kader jikalau pada akhirnya ia masuk dan setelah di perjalanan ia merasa terisolir sehingga ia memutuskan untuk tidak aktif lagi hanya karena satu dua hal yang dilakukan oleh kaum mayoritas di komunitas atau organisasi.

"Mereka yang cari kita, bukan kita yang cari kader"

Benar. kalimat di atas bisa di benarkan jika sedang berargumentasi dengan orang yang memberikan kritikan terhadap kader yang tidak aktif dalam organisasi atau komunitas demi menjaga reputasi. Tidak masalah👌. tetapi dalam hal ini akan menjadi salah jika kalimat itu tidak di tempatkan pada loker kalimat yang benar. bagaimana mungkin akan di anggap sebuah komunitas jika tidak ada regenari yang melanjutkan pergerkan organisasi atau komunitas itu. Engkau yang sering memberikan iklan, engkau yang sering bersosialisasi. merekrut anggota anggota baru dengan story Whatsapp, facebook, dan media sosial lainnya. apakah masih beralasan dengan menggunakan kalimat diatas?  berhentilah untuk tidak mencari kalimat untuk mengamankan reputasi.

Penulis ingin memberikan pesan komunitas atau orgnaisasi berikanlah fasilitas yang senyaman mungkin,berikanlah kesan yang baik sehingga ia tidak bisa melupakan dan terus menggabungkan dirinya ke komunitas.

Quotes dari penulis untuk para mayoritas terkhusus dalam sebuah komunitas:
"Jika Engkau berpikir yang minoritas harus mengalah untuk mengikuti alur langkah yang mayoritas, maka engkau tidak beda dengan raja yang memiliki sifat otoriter sombong, harus di ikuti, mau menang sendiri. Tetapi jika engkau berpikir mayoritas harus bisa memaklumi, memahami yang minoritas dengan menggunakan bahasa persatuan demi untuk kemajuan dan menghargai yang minoritas engkau adalah orang yang paling tau hakikat berorganisasi "










Comments

Popular posts from this blog

DEGRADASI INOVASI PENGURUS PER PERIODE KOMUNITAS SANG MUSAFIR BERDAMPAK PADA EKSISTENSI?!

                                  Penulis Dude     Komunitas Sang Musafir yang lahir pada 31 Juli 2016, menjadi wadah bagus kepada generasi yang melanjutkan studinya di Ponorogo, setiap tahunnya mencetak kurang lebih 20 orang kini telah berlangsung hingga per hari ini 2024.               Semakin bertambahnya kuantitas per tahun menjadi sorotan akan kualitas yang dimiliki para kader. Pengurus yang dalam hal ini adalah fasilitator lembaga seharusnya menyiapkan berbagai instumen penting dalam mendukung keberlangsungan lembaga.           Pengurus komunitas yang per tahunnya terjadi pergantian seharusnya menjadi simbolik bahwa rejuvenasi dalam lembaga harus  terus berlanjut sesuai dengan kebutuhan kader dan mengikuti perkembangan zaman.           Struktur kepengurusan yang dilahirkan cukup baik oleh generasi p...

JANJI TINGGI REALISASI RENDAH KENALI MEREKA DENGAN JANJINYA BUKAN ORANGNYA DI AJANG PESTA DEMOKRASI 2024

  Penulis Dude Sebentara lagi kita akan menjadi orang yang di incar oleh para caleg untuk mendeklarasikan semua janjinya dimasa kampanye. Para caleg akan memulai perlahan-lahan memberikan bisikan-bisikan kepada orang-orang terdekatnya tentang visinya agar ia termaksud daftar terpilih di kursi pemerintahan. Harapan besar serta ambisi yang gigih untuk duduk di kursi pemerintahan rela melakukan cara apa saja yang ditempuh asalkan keinginan mereka bisa tercapai. Mereka siap melakukan apa saja yang disampaikan masyarakat sebelum terpilih dan lupa akan janjinya dimasa lalu adalah tipikal mereka. Semua jasa yang pernah dibuat satu abad yang lalu akan terus di ungkit, kebaikan-kebaikan yang direalisasikan dulu akan dilist sebagai daftar suara untuknya. Sekalipun itu dibenarkan dalam pesta demokrasi tapi tetap saja kita sebagai masyarakat harus tetap waspada. Waspada bukan karena ancaman dari luar negeri atau ancaman terjadinya bencana alam melainkan Gerakan-gerakan refleks yang dil...

Cara Mengatur Keuangan Pribadi untuk Pemula

  Mengatur keuangan pribadi itu penting banget, apalagi buat kita yang baru mulai belajar cari uang sendiri. Biar nggak boros dan bisa punya tabungan, yuk simak tips berikut ini! 1. Catat Semua Pemasukan dan Pengeluaran Ini langkah pertama yang wajib kamu lakukan. Catat semua uang yang masuk dan keluar, sekecil apapun itu. Kamu bisa pakai aplikasi keuangan di smartphone atau buku catatan biasa. Dengan mencatat, kamu jadi tahu kemana aja uangmu pergi setiap bulan. Contoh: Pemasukan: Gaji bulanan, uang jajan dari orang tua, hasil freelance. Pengeluaran: Makan sehari-hari, transportasi, hiburan, belanja online. 2. Buat Anggaran Bulanan Setelah tahu pengeluaranmu, buat anggaran bulanan. Alokasikan uangmu untuk kebutuhan pokok, tabungan, dan hiburan. Usahakan untuk disiplin mengikuti anggaran yang sudah dibuat. Contoh: 50% untuk kebutuhan pokok (makan, transportasi, tempat tinggal) 30% untuk keinginan (hiburan, belanja) 20% untuk tabungan dan investasi 3. Prioritaskan Kebutuhan daripada...