Skip to main content

Entri yang Diunggulkan

Cara Mengatur Keuangan Pribadi untuk Pemula

  Mengatur keuangan pribadi itu penting banget, apalagi buat kita yang baru mulai belajar cari uang sendiri. Biar nggak boros dan bisa punya tabungan, yuk simak tips berikut ini! 1. Catat Semua Pemasukan dan Pengeluaran Ini langkah pertama yang wajib kamu lakukan. Catat semua uang yang masuk dan keluar, sekecil apapun itu. Kamu bisa pakai aplikasi keuangan di smartphone atau buku catatan biasa. Dengan mencatat, kamu jadi tahu kemana aja uangmu pergi setiap bulan. Contoh: Pemasukan: Gaji bulanan, uang jajan dari orang tua, hasil freelance. Pengeluaran: Makan sehari-hari, transportasi, hiburan, belanja online. 2. Buat Anggaran Bulanan Setelah tahu pengeluaranmu, buat anggaran bulanan. Alokasikan uangmu untuk kebutuhan pokok, tabungan, dan hiburan. Usahakan untuk disiplin mengikuti anggaran yang sudah dibuat. Contoh: 50% untuk kebutuhan pokok (makan, transportasi, tempat tinggal) 30% untuk keinginan (hiburan, belanja) 20% untuk tabungan dan investasi 3. Prioritaskan Kebutuhan daripada...

KOMUNITAS MEMAKSAKAN SESEORANG UNTUK SHOLAT


Oleh : Dude

Di dalam kehidupan sehari-hari kita tidak akan terlepas dengan namanya kerja sama antara satu dengan yang lainnya baik itu dengan cara kerja bakti, membantu orang yang lagi kesusahan, membuat penghijauan di lingkungan bahkan saling mengingatkan dalam kebaikan adalah bentuk kerja sama yang memiliki nilai tinggi.

Komunitas adalah tempat kerja sama. Komunitas di tuntut untuk memberikan nilai-nilai positif kepada orang-orang yang bernaung disitu. Sebuah keanehan jika ada orang yang tidak suka nilai kebaikan misalnya sholat. Sholat itu merupakan ibadah pokok yang tidak bisa dan tidak perlu banyak berpikir untuk melaukannya sebab ibadah itu adalah tiang dari agama islam. Tapi jika pembaca membutuhkan penguatan dalam bentuk dalil aqli akan di berikan tapi. Pertanyaannya adalah apakah anda sepakat bahwa sholat itu wajib? Apakah anda yakin bahwa sholat itu bagian dari kebutuhan manusia yang tidak bisa di lepaskan? Apakah anda yakin bahwa sholat merupakan kunci yang peling penting dari banyaknya kunci lain? Apakah anda Yakini bahwa sholat adalah aktivitas yang dilakukan oleh manusia sebagai bentuk untuk mendekatkan diri kepada Tuhan-nya?. Sebelum lebih jauh membahas tentang itu aktifkan cahaya akalnya agar kegelapan yaitu kebodohan bisa di sinari dengan hati yang membuka dan menerima kebenaran.

Kita mungkin pernah mendengar bahwa jangan paksakan orang lain untuk melakukan sholat. Biarkanlah ia melakukannya atas nama kesadaran dirinya. biarakan ia mulai dengan kehendaknya. Biarkan ia lakukan itu dengan niatnya sendiri. Sebab jika itu di lakukan dengan kehendaknya sendiri/niatnya kan tidak ikhlas, itu artinya ia melakukannya dengan suatu keterpakasaan, ia melakukannya dengan rasa takut. Saya yakin sahabat pembaca pernah mendengar verbalisasi seperti di atas. Apalagi berada di dalam suatu Lembaga sebut saja misalnya di Komunitas. Memaksakan untuk melakukan sholat padahal bukan kehendak kita. Perlu di ketahui bukan suatu kesalahan jika dalam suatu lembaga menerapkan hal demikian, sebab Lembaga itu ada yang menjadi tujuan, bagi penulis sebuah kebaganggaan yang patut di syukuri sebab penanaman nilai-nilai keislaman seperti sholat itu telah dilakukan padahal itu kepada orang yang sudah dewasa. Bersyukurlah anda karena masih ada orang yang mengarahkan serta menunjukan kepada kebaikan walau itu dalam bentuk paksaan. Why? Sebab sifat kita yang dewasa telah menjadikan kita semakin ogois dan semakin susah dan berat untuk melangkah dalam melakukan suatu kebaikan misalnya sholat sebagai pokok dalam semua ibadah.

Uraian ini tidak mengarah kepada mereka yang belum melakukan sholat, juga bukan berarti adanya tulisan ini penulis dianggap sok tau, sok suci, mengajari mereka tentang arti penting sholat. Tapi penulis akan sharing dengan menggunakan dalil aqli sebab tidak semua orang bisa menerima dengan dalil naqli. Ada tipe orang yang ketika di berikan dalil naqli pun tidak akan percaya olehnya. Penulis akan coba membuka hal-hal yang masih ragu dalam jiwa tentang sholat itu sendiri dengan belajar dengan memberikan ilustrasi dalam kehidupan sehari-hari.

“Sholat Itu Dari Hati?”

Perlu di ketahui sahabat yang beriman, pada dasarnya ibadah itu harus di paksakan, bahkan bukan hanya lingkup ibadah kegiatan apapun juga perlu di paksa, sebab dalam keadaan terpaksa itulah yang membuat kita menjadi terbiasa. Di Komunitaslah tempat yang bagus karena disana adalah tempat didik, dibina di arahkan. Apalah daya kita akan mulai belajar di usia yang sudah dewasa. Tidak perlu di jadikan sebuah beban karena ada sebuah ungkapan bahwa “belajar di waktu kecil seperti menulis diatas batu belajar di waktu besar seperti menulis di atas ait”. Lihatlah begitu sulitnya kita memulai di waktu usia yang sudah berumur, bayangkan saja qiyasan dengan menyebutkan menulis diatas air, apakah kita bisa melakukannya?. Kalaulah bukan dengan paksaan lantas bagaimana bisa kamu akan terbiasa dengan hal itu?

Orang selalu berdalil bahwa jangan paksakan saya sholat “sholat itu seperti  makanan terserah kita mau makan atau tidak, tidak perlu dipaksakan”. Bagaimana cara menjawabnya?

Jika sholat di analogikan seperti makanan maka semua harus di lihar secara utuh jangan stengan-stengah!.mari kita rasionalkan.

Perlu diketahui makanan adalah sumber pokok dari makhluk hidup mulai dari hewan, tumbuhan, manusia. Kesemuanya itu memerlukan yang namannya makanan. Sehingga dapat dikatakan bahwa makanan adalah “kebutuhan”. Kata kebutuhan harus di headline. Kebutuhan dan keinginan adalah dua hal yang berbeda, jangan sampai salah memaknai kedua kata ini. Kebutuhan merupakan sesuatu yang dibutuhkan, yang sangat di perlukan; yang menajdi bahan dasar; yang perlu di lengkapi sebagai syarat. Sedangkan keperluan adalah sifatnya tidak permanen ; hanya ketika diperlukan dalam kondisi tertentu ; tidak menjadi bahan dasar artinya keperluan itu sifatnya fleksibel. Dari sini jelaslah bahwa sholat merupakan kebutuhan dasar yang di perlukan oleh semua makhluk hidup tanpa kecuali. Quotes-tionnya adalah sholat seperti makanan yang menjadi kebutuhan manusia, jika tidak makan maka manusia akan lemah, lemah akan menghasilkan kematian karena tidak energi yang masuk dalam tubuh, begitulah sholat yang perlu ditunaikan sebagai bentuk syarat dasar dalam mempertahankan hidup.

Jawaban ke-dua adalah seperti orang yang sedang sakit. Bayangkan diri kita yang sedang terbaring karena mengalami penyakit misalnya muntaber. Sadar atau tidak sadar orang yang sakit memiliki sifat dasar malas, nafsu makannya menurun, lemah, pengennya tidak mau di paksakan oleh lingkungannya, ia hanya bisa terbaring sesuai kenyamanan dia, termaksud makan dan tidaknya. Bagaimana mungkin orang yang sedang sakit kita biyarkan dengan tidak membantu dia atau memaksa agar makan hanya karena berdalil “ tidak mau pengen makan, rasa makanan pahit, terserah makan atau tidak, makan itu dari hati”. Jika orang di sekitarnya membiarkan hal itu terjadi maka kesimpulannya adalah ia ingin melihat orang yang sedang sakit meninggalkan dunia ini, sebab tidak ada energi yang masuk dalam perutnya yaitu makanan.

Begitu juga dengan sholat harus di biasakan dengan memaksakan agar menjadi sebuah kebutuhan yang tidak bisa di pisahkan dengan tubuh sepeti layaknya makanan. Jadi, tidak ada alasan seseorang untuk menolak bahkan tidak mau sholat.

Kita harus berterimakasih banyak karena ada Lembaga yang mau memberikan kita jalan untuk melaksanakan sesuatu yang haq, yang mana semua umat muslim sepakat akan kebenaran dan kewajiban dari sholat itu sendiri. Suatu keistimewaan yang didapatkan karena telah berada di lingkungan yang memberikan perhatian penuh kepada kita agar melaksanakan sholat lima waktu.

Tidak Sah Dong Kalau Di Paksakan?

Kalimat ini sering di lontarkan dan dijadikan sebagai dalil untuk berdiskusi kepada seseorang tentang sholat atau tidaknya seseorang. Bagimana cara menjawabnya. Perlu di ketahui ada verbalisasi yang sering kita dengarkan bahwa “sholat itu antara saya dengan Tuhan”, jadi ngapain urus itu?. benar jika di maknai secara literal, tapi jika di gali lebih jauh lagi hal itu mesti di ralat dalam determinasi seseorang. Kalau saja ada verbatim seperti itu maka harus di pahamami sah atau terimanya sholat itu yang nilai bukan manusia melaikan Tuhan juga. Lantas kenapa menjadi khawatir untuk melaksanakan sholat hanya karena persoalan terima atau tidak di terimanya sholat karena melaksanakannya bukan dari hati atau bukan kehendak sendiri.

Sebelum menutup tulisan ini penulis ingin memberikan quotes bahwa : “sholatlah dan ikutilah dulu apa yang disampaikan seseorang tentang sholat tanpa harus menunjukan pembuktiannya serta cari lebih dalam mengenai sholat  jika kamu masih skeptis tanpa harus meninggalkan”.

 

SEMOGA BERMANFAAT!! SALAM AKAL SEHAT……!! SELAMAT MEMBACA!!

Jika tidak sependapat atau punya postulat lain silahkan tulis di koolom komentar

Comments

Popular posts from this blog

DEGRADASI INOVASI PENGURUS PER PERIODE KOMUNITAS SANG MUSAFIR BERDAMPAK PADA EKSISTENSI?!

                                  Penulis Dude     Komunitas Sang Musafir yang lahir pada 31 Juli 2016, menjadi wadah bagus kepada generasi yang melanjutkan studinya di Ponorogo, setiap tahunnya mencetak kurang lebih 20 orang kini telah berlangsung hingga per hari ini 2024.               Semakin bertambahnya kuantitas per tahun menjadi sorotan akan kualitas yang dimiliki para kader. Pengurus yang dalam hal ini adalah fasilitator lembaga seharusnya menyiapkan berbagai instumen penting dalam mendukung keberlangsungan lembaga.           Pengurus komunitas yang per tahunnya terjadi pergantian seharusnya menjadi simbolik bahwa rejuvenasi dalam lembaga harus  terus berlanjut sesuai dengan kebutuhan kader dan mengikuti perkembangan zaman.           Struktur kepengurusan yang dilahirkan cukup baik oleh generasi p...

SARJANA BERJIWA IBLIS ?

Penulis : Dude Sahabat yang memiliki cahaya akal sehat. Apa yang anda fikirkan tentang judul diatas? Apakah anda sudah ada bayangan dengan uraian dari tema diatas? Apakah anda penasaran dengan kalimat di atas? Apakah anda bertanya-tanya akan diarahkan kemana kalimat diatas? ataukah anda bertanya tentang hubungan antara sarjana dan iblis?,Dalam kesempatan ini penulis akan lebih jauh lagi mengajak para pembaca untuk memahami eksistensi sarjana. Tapi Sebelum diuraikan lebih jauh lagi, penulis selalu mengingatkan agar Cahaya akalnya selalu di aktifkan biar tidak baper apalagi sensitive,, “Seluk beluk status sarjana” Sarjana adalah orang yang telah menyelesaikan studi Pendidikan-nya level strata satu(S1). Atau singkatnya adalah sarjana adalah mantan mahasiswa. Sebelum kearah sarjana kita mesti kenal dan harus paham lebih dalam tentang mahasiswa itu sendiri. Mahasiswa adalah orang yang menempuh pendidikannya di perguruan tinggi, atau singkatnya penulis menyebutnya mahasiswa adalah “kak...

CATATAN KOMUNITAS 1

  Oleh : Dude K omunitas merupakan sekelompok orang yang saling berinteraksi di dalam dengan tujuan tertentu. Di Indonesia yang namanya komunitas sangat banyak. Ada komunitas geng motor, ada komunitas taman baca, komunitas perantau dan sebagainya. Komunitas itu sendiri juga memiliki tujuan tergantung kemana mereka akan mengarahkan masa depannya. Pertanyaannya adalah anda masuk dalam komunitas mana?, sudah cocokah dengan kemauanmu dalam komunitas itu?. Dalam kesempatan ini penulis akan sedikit sharing tentang materi diatas. Sebelum memulai untuk menguraikan tentang judul diatas alangkah baiknya anda tarik nafas terlebih dahulu pun ada kopi sedup terlebih dahulu dan jangan lupa untuk mengaktifkan kembali  cahaya akal anda agar tidak baper apalagi sampai pada tahap sensitive. Dalam satu kesempatan tepatnya diwarung lampung,  penulis dan dua orang sahabatnya bernama Aris Adi Saputra dan Indra sedang sharing tentang pengalamannya dalam komunitas. Di sini kami sedan...